Menangani Diare Pada bayi

Apa penyebab diare?

Diare masa kanak-kanak bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari infeksi usus sampai perubahan nutrisi, antara lain:

Parasitik, infeksi bakteri atau virus. Bayi dan anak kecil yang menyentuh banyak hal yang tidak harus bersih rentan terhadap infeksi karena mereka sering meletakkan tangan kotor di mulut mereka. Selain itu, tubuh kekebalan tubuh mereka, yang masih dalam tahap pengembangan, membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit ini.

  • Keracunan makanan
  • Terlalu banyak jus buah.
  • Alergi terhadap obat tertentu.
  • Alergi pada makanan tertentu.
  • Bayi yang telah mampu mencerna makanan padat dan menderita diare harus menjauhi makanan yang berminyak, tinggi serat, permen seperti kue dan produk susu untuk sementara waktu. Ini karena jenis makanan ini bisa membuat gejala diare Anda memburuk.

Cara terbaik untuk mengenali penyakit ini adalah melihat perubahan warna dan bentuk kursi bayi sesegera mungkin. Kotoran bayi biasanya berubah warna, berbau dan tekstur sesuai dengan komponen makanan yang dikonsumsi. Kotoran yang menjadi berair, lebih umum atau lebih sering adalah gejala utama diare.

Tapi hati-hati saat membedakan antara ASI (ASI), yang biasanya juga menghasilkan lebih banyak cairan tinja. Sebaliknya, kursi dalam bentuk bola kecil, keras dan langka mungkin merupakan indikasi keadaan sembelit.

Berikut adalah warna kursi yang bisa menjadi panduan untuk mengenali kondisi bayi:

  • Coklat muda atau kopi kekuningan: biasa pada bayi yang minum susu formula.
  • Hijau Hitam: juga disebut mekonium, adalah kursi yang tampak pada bayi baru lahir.
  • Sedikit coklat: warna tinja bayi kira-kira lima hari setelah lahir.
  • Kuning hijau: warna jongkok bayi setelah melahirkan mengkonsumsi ASI.
  • Warna lain: kursi bayi berubah menjadi coklat tua saat makan makanan padat. Perubahan warna ini tergantung dari jenis makanannya.
  • Kenali gejala dan efek diare

Jika bayi Anda berusia kurang dari enam bulan dan mengalami diare, berkonsultasilah dengan dokter, terutama jika Anda memiliki gejala seperti berikut ini:

  • Muntah
  • Sepertinya lesu.
  • Kursi itu hitam, putih atau merah karena mengandung darah.
  • Ada darah atau nanah di bangku bayi.
  • Sakit perut
  • Demam di atas 39 ° C
  • Adanya tanda dehidrasi.
  • Diare, keseimbangan air dan garam (elektrolit) dalam tubuh diubah. Kondisi ini bisa menyebabkan dehidrasi yang mengancam nyawa, terutama pada bayi baru lahir.

Ada beberapa gejala dehidrasi pada bayi yang terlihat jelas:

  • Mulut kering.
  • Mereka tidak menangis karena menangis.
  • Kencing kurang dari biasanya
  • Kulit terasa lebih kering.
  • Setiap orang tua harus tahu bahwa dehidrasi terjadi pada anak-anak yang menderita diare karena dehidrasi dengan cepat dapat memperburuk kondisi bayi.

perawatan di rumah sakit

Khusus untuk bayi yang menderita diare, biasanya mereka harus dirawat di rumah sakit dengan suntikan intravena. Dokter cenderung memberikan antibiotik atau obat antiparasit untuk infeksi bakteri atau parasit. Oralite juga bisa diberikan. Oralite adalah cairan yang mengandung elektrolit untuk mencegah dehidrasi.

Mencegah diare

Ini adalah beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah diare:

  • Cuci tangan bayi atau anak kecil secara teratur, terutama setelah bermain.
  • Orang dewasa yang merawat bayi atau anak kecil juga harus menjaga kebersihannya agar tidak menularkan
  • mikroorganisme yang bisa menyebabkan infeksi pada bayi.
  • Jaga agar lantai dan barang yang bayi atau balita Anda selalu bersihkan.
  • Jika Anda menyusui atau merumuskan bayi Anda, pastikan selalu menggunakan botol pembersih dan sterilisasi. Terus beri makan bayi Anda. Ini bisa membantu mencegah diare dan bayi Anda akan pulih lebih cepat.
  • Pertimbangkan untuk membersihkan makanan dan minuman untuk bayi dan anak kecil. Hindari makanan biasa yang dikonsumsi orang dewasa. Selain itu, jangan memberi makanan yang bisa membuat diare bayi
  • Anda memburuk, seperti jus apel, susu, dan makanan yang digoreng.

sumber: mengatasi mencret pada bayi

Rate this article!
Menangani Diare Pada bayi,5 / 5 ( 1votes )