4 Hal yang Harus Dicari Di Happy Beach Playing

Alam memiliki kekuatan tersendiri. Begitu juga laut dan pantai. Pantai yang tenang dengan air biru laut dapat menyebabkan bencana saat tidak menaati firman alam. Sehingga liburan Anda di pantai tidak berakhir dengan penderitaan, ada beberapa “peraturan” yang harus Anda patuhi.

Segala sesuatu di laut dan pantai berpotensi melukai Anda. Bahkan pasir putih yang terlihat lembut bisa melukai Anda. Karena itu, meski berada dalam lingkungan yang menyenangkan dan terhipnotis oleh pesona pantai, ada beberapa hal yang harus diingat.

pertama

Kondisi pantai itu sendiri. Pantai cenderung belum tentu aman. Ada beberapa bagian pantai yang terlihat seperti pasir biasa tapi sangat rapuh, jadi saat Anda menginjaknya, orang bisa jatuh dan merangkak masuk ke laut.

Karena itu, sebaiknya pantau daerah sekitar pantai. Perhatikan tanda-tanda atau sinyal di pantai dan tinggal jauh dari daerah tersebut. Misalnya, jika ada tanda larangan berenang atau bermain di daerah pesisir tertentu, sebaiknya taat. Daerah pesisir yang memiliki perairan tenang bisa lebih dalam dan lebih berbahaya jika mereka berenang di sana.

Kedua

gelombang Tepi pantai dengan gelombang tenang memang menyenangkan. Anda dan keluarga bisa bermain sebanyak air. Namun, perlu diingat bahwa setiap pantai memiliki pasang surut dan tinggi. Saat air surut, ombak di pantai lebih sepi dan pantainya dangkal. Namun, saat air pasang datang, arus air dan gelombang bisa lebih besar dan lebih kuat.

Bagi orang dewasa, pasang surut pantai dangkal tidak menjadi masalah. Namun, jika anak Anda lebih muda dari 10 atau bahkan anak kecil, Anda harus mencari tempat yang aman saat laut mulai tenang. Anda bisa lebih cerdas saat mengajak anak beristirahat untuk minum atau ngemil.

Baca Juga: Wisata Alam Dieng Wonosobo Penghilang Penat

Ketiga

hewan laut yang berbahaya Contoh yang paling umum adalah bulu babi dan ubur-ubur. Sengatan bulu babi atau ubur-ubur bisa merusak kulit tubuh Anda. Padahal, untuk menyengat spesies tertentu, sengatan hewan laut bisa berakibat fatal karena mengandung timah. Untuk itu, pastikan anak pertama bermain di daerah pantai yang aman.

Jika ada anggota keluarga yang disengat oleh bulu babi atau ubur-ubur, jangan tunda. Segera bawa orang yang terluka ke puskesmas setempat, apakah itu puskesma, dokter praktik atau rumah sakit. Penanganan cepat dapat mengantisipasi masalah kesehatan yang serius.

Hati-hati dengan jenis ikan tertentu. Beberapa ikan laut yang nampaknya tidak berbahaya bisa menyengat atau menggigit jika merasa terancam. Untuk itu, pastikan kawasan pesisir aman dulu. Caranya mungkin dengan bertanya kepada penduduk setempat atau pemandu wisata tentang keadaan pantai dan hal yang harus dihindari.

Keempat

batu tajam Batuan karangnya terlihat anggun dan megah jika berukuran besar. Jika anak Anda hiperaktif, tunggulah saat mereka tiba-tiba memanjat batu. Beberapa hewan tanpa cangkang sering menempel pada bebatuan sehingga kaki telanjang bisa terluka saat cangkang digoreng. Pastikan mereka berhati-hati dan Anda dekat saat Anda mendaki bebatuan.

Namun, berbeda lagi jika bebatuan tersebut tenggelam di perairan pantai. Batuan karang di perairan laut relatif lebih aman karena biasanya ditutupi alga atau lumut sehingga lembut saat diinjak. Namun, hati-hati dan jaga anak-anak Anda. Batu yang dilapisi lumut dan roti panggang bisa sangat licin. Anak-anak bisa tergelincir, terjatuh dan dipukul dengan batu tajam. Untuk itu, siapkan obat untuk goresan.

Setiap tujuan wisata memiliki risikonya sendiri, termasuk pantai. Karena itu, dimanapun tujuan anda, pastikan untuk berhati-hati. Jangan lupa untuk selalu menghormati alam, bahkan menjaga keberlanjutan dan kebersihannya. Ajari anak-anak untuk tidak membuang sampah saat berada di alam.